Senin, 28 Februari 2011

Sharing Hasil Diskusi Kami

Lia Hairani
Weillon Chaidir
Lisa Chairani
Pembelajaran melalui learned-centerd atau e-learning sangat membantu mahasiswa dalam pembeljaran,selain cara nya yang sangat menarik dengan hanya sign in ke beberapa situs mahasiswa sudah dapat menerima beribu macam informasi yg tersedia tanpa harus membolak-balik buku lagi.
Dengan model pembelajaran yg seperti ini menuntut para mahasiswa untuk lebih sigap, creative, dan mandiri dalam mencari info-info yg akan disampaikan.Dan disamping itu kita sudah dapat sedikit demi sedikit mengikuti perkembangan zaman dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yg memang berkembang secara pesat,
Informasi-informasi yg dapat kita dapatkan dari internet bukan hanya mengenai materi pembelajran,tapi mencakup informasi perkuliahan,pengisian KRS online,dsb.Hal ini dapat meningkatkan usaha kita dalam pencegahan global worming yg semakin berbahaya dalam kehidupan kita,dengan pemanfaatan e-learning dalam hal pengumpulan tugas dan lain-lainnya kita dapat menghemat penggunaan kertas sehingga dalam hal ini e-learning sangat berperan aktif dalam meningkatkan pencegahan global worming tersebut.
Hanya saja pelayanan jaringan-jaringan internet kadang memang menghambat kita dalam mengakses informasi tersebut,sinyal WIFI yg kurang efisien juga sangat berpengaruh,sehingga memang perlu peningkatan dalam hal kualitas pelayanan jaringan2 tersebut untuk mendapatkan hasil yg diinginkan.
Learner center sangat membantu proses belajar. Kuliah dgn sistem on line memudah kan siswa,karena selain hemat biaya kita juga tidak gaptek,setidaknya kita di ajarkan untuk lebih aktif lagi dalam belajar. Kita bisa memanfaatkan internet untuk berdiskusi dgn siapa saja, kita jg di tuntut untuk lebih mandiri,dan aktif untuk keperluan pembelajaran yang di dalam situs dikti.go.id memuat tujuan pembelajaran, materi pembelajran, metode pembelajran, smber daya web, pengajar yang bagaiman seharusnya, peserta didik yang mandiri, peta konsep pembelajaran, beasiswa yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Sebagai Tambahan kita bisa men-share pendapt kita dengan peserta didik yang lain, bertukar pikiran sehingga kita lebih memahami bila cara yang diterapkan itu dengan metode diskusi dan sharing dengan Bu dina..^^

Jumat, 25 Februari 2011

Belajar jadi Menyenangkan karena e-learning

Langsung ajah deh!! :)
Belajar e-learning jadi asyik, karena selain membantu kita mengetahui teknologi lebih dalam, juga membantu kita lebih mandiri dalam belajar. Asyik sih sistem yang di terapkan, tapi untuk laptop atau komputer yang jaringan internetnya macet ataupun koneknya lama, belajar sistem online jadi sedikit terganggu. Tapi banyak manfaat yang bisa di dapat dari sistem belajar online kalau kita aktif dan tanggap apa yang di berikan dosen untuk anak didiknya. Ya walau agak ribet tapi kalau ada usaha dan kemauan pasti bisa!!
^,^

Rabu, 16 Februari 2011

Mengevaluasi Instruksi Teacher-Centered Tugas 3

Para pengkritik mengatakan bahwa instruksi seperti ini sering kali menghasilkan pembelajaran pasif dan tidak memberi kesempatan bagi murid untuk mengkonstruksi pengetahuan danpemahaman.
Permasalahan : Apakah teacher-centered bisa mengevaluasi murid dalam pembelajaran dan dalam mendapatkan pengetahuan?

jawabnya ya,kenapa tidak,karena,
rised terhadap instruksi teacher-centered telah memberikan banyak saran berharga untuk pengajaran, antara lain :
  • Jadilah perencana yang rapi dan ciptakan sasaran instruksional.
  • Selalu berharap agar murid mendapatkan kemajuan dan memastikan agar murid mendapat  waktu pembelajaran akademik yang memadai.
  • Luangkan waktu untuk memberikan orientasi pembelajaran.
  • Gunakan metode lecturing, penjelasan dan demonstrasi guna membantu beberapa aspek dari pembelajaran murid.
  • Libatkan murid dalam aspek pembelaharan dengan mengembangkan keterampilan, mengajukan pertanyaan yang baik dan meminta mereka ikut dalam diskusi kelas.
  • Suruh murid mengerjakan seatwork atau tugas lainnya dan gunakan instruksi tersendiri untuk murid tertentu atau kelompok kecil tertentu.
  • Beri pekejaan rumah kepada murid untuk meningkatkan waktu pembelajaran akademik dan libatkan orang tua untuk membantu pembelajaran anak.
Pendukung pendekatan teacher-centered percaya bahwa pendekatan ini adalah cara terbaik untuk mengajarkan keahlian dasar, yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang terstruktur secara jelas.

Jadi, dalam mengajarkan keahlian-keahlian dasar ini, pendekatan teacher-centered mungkin bisa dilakukan dengan mengajarkan secara eksplit atau secara langsung aturan-aturan tata bahasa, kosa kata, perhitungan matematika, dan fakta-fakta sains (Rosenshine, 1986).

Senin, 14 Februari 2011

Perbaikan Tugas 2 Teknologi dan Pendidikan

Permasalahan : Zaman sekarang internet menyebar ke masyarakat tanpa mengenal umur, game online menjadi permainan yang paling di favoritkan orang tanpa mengenal umur, bahkan anak di bawah umur juga candu akan game online. Apa yang seharusnya di lakukan orang tua atau orang dewasa untuk mengetahui anak di bawah umur bermain game online porno yang sangat tidak baik untuk pertumbuhan anak? dan apakah internet menjadi lebih efektif daripada membaca buku-buku yang seharusnya menjadi asupan para pelajar?


Pembahasan : Menurut pengetahuan dari buku yang saya baca, orang tua harus membatasi jam anak untuk bermain internet, dan orang tua harus mengawasi anaknya jika ingin pergi ke warnet, orang tua harus megawasi anaknya bermain di warnet yang di larang membuka situs porno (No Porno).
Untuk penjaga warnet, bisa memasang software yang bisa mendeteksi jika ada yang membuka situs porno atau game online kartun tapi seksi(porno). Internet tidak seefektif buku, belajar di internet memang bannyak mendapatkan ilmu pengetahuan kalau di gunakan dengan benar, tapi terkadang para pengguna menyalah gunakan kegunaannya. Jadi para pelajar jangan hanya berpatokan ilmu pada internet, tapi juga pada buku bacaan untuk lebih berimajinasi dan berwawasan lebih luas lagi.


Mohon kritik dan saran para pembaca ya!!
Terima kasih ^,^

Rabu, 09 Februari 2011

Hasil Penilaian dan Pandangan Kelompok

Dengan menggunakan email dan blog,kita dapat mengikuti perkembangan teknologi yang memang sangat cepat berkembang di Indonesia khususnya di medan.Pembelajaran Psikologi Pendidikan pun menjadi lebih menarik dengan tidak hanya berfokus pada teks book saja, melainkan dapat memperluas pengetahuan kita dengan belajar secara e-learning karena dapat mendorong pelajar untuk aktif mengkonstruksi pengetahuan,berfikir mendalam dan kreatif dengan  termotivasi secara internal untuk memecahkan problem dalam dunia nyata dengan belajar bersama.
Dengan adanya email dan blog otomatis pelajar akan melek dengan kemajuan teknologi,dengan telah menyadari kemajuan teknologi itu kita bukan hanya sekedar tau tentang blog dan email saja tapi kita sudah mulai penasaran dengan berbagai macam jejaring situs website,hal tersebut menjadikan pelajar semakin aktif untuk mengetahui,memahami,serta menghayati cara-cara memperoleh pengetahuan dan pedidikan sebagai bekal ilmu pengetahuan,hal tersebut membuat pelajar mampu memggunakan berbagai konsep dalam menyelesaikan masalah yang kongkrit serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dan pengetahuan untuk mengembangkan diri menjadi insan yang mandiri,percaya diri,dan mengenal diri sendiri,aktualisasi diri,memiliki kemampuan emosional dan intelektual yang konsisten serta dapat mencapai tingkat kepribadian yang mantap.
 Daftar pustaka :
Santrock.,J.W (2008).Psikologi Pendidikan (edisi kedua).Jakarta:Prenada Media Group.
Munir.,(2008).Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi.Bandung: Alfabeta.

Senin, 07 Februari 2011

Tugas 2 (^,^)
Teknologi dan Pendidikan

Sedikit rangkuman yang saya baca dari buku Jhon W. Santrock, teknologi adalah tema penting dalam pendidikan. Murid-murid deewasa ini tumbuh di dunia yang jauh berbeda dengan di masa orang tua dan kakek nenek dahulu ketika menjadi murid.
''Jika murid ingin siap kerja, teknologi harus menjadi integral dari sekolah dan pelajaran di kelas (Earle, 2002; Geisert & Futrell, 2000; Shrap, 2002).
Revolusi teknologi adalah bagian dari masyarakat informasi di mana kini kita hidup. Orang menggunakan komputer, bolpoin, surat dan telepon untuk berkomunikasi. Komputer masih sering di pakai untuk kegiatan yang biasa, bukan untuk pembelajaran yang konstruktif dan aktif (Newby dkk, 2000).
Akan tetapi,di dunia yang kini berorientasi teknologi, kompetensi orang makin di tantang dan di perluas dengan cepat (Bitter & Pierson, 2002; Collins 7 Sakamoto,1996; Nickerson, 2000).

Seperti istilah yang kita kenal, internet, e-mail, website, game online, dll.
Sebagai pelajar kita wajib mengetahui ilmu-ilmu di internet, kita bisa mencari apa saja di internet. Teknologi zaman sekarang menjadi kebutuhan dalam hidup, begitu juga dengan anak SD atau SMP, komputer dan internet sangatlah penting untuk masa depan. Dengan pengawasan orang dewasa, anak-anak bisa menggunakan internet dengan seperlunya dan bermain game yang memang pantas di mainkan anak-anak. Internet secara khusus  memberi murid akses ke banyak informasi, dan e-mail juga dapat di gunakan guru sebagai media pembelajaran, asalkan di gunakan secara tepat sesuai kegunaannya.

Pertanyaan : Zaman sekarang internet menyebar ke masyarakat tanpa mengenal umur, game online menjadi permainan yang paling di favoritkan orang tanpa mengenal umur, bahkan anak di bawah umur juga candu akan game online. Apa yang seharusnya di lakukan orang tua atau orang dewasa untuk mengetahui anak di bawah umur bermain game online porno yang sangat tidak baik untuk pertumbuhan anak?

Pembahasan : Menurut saya, orang tua harus membatasi jam anak untuk bermain internet, dan orang tua harus mengawasi anaknya jika ingin pergi ke warnet, orang tua harus megawasi anaknya bermain di warnet yang di larang membuka situs porno (No Porno).
Untuk penjaga warnet, bisa memasang software yang bisa mendeteksi jika ada yang membuka situs porno atau game online kartun tapi seksi(porno).

Segini saja pembahasan dari saya ya bu. Untuk  para pembaca,jika ada yang kurang jelas bisa kita berdiskusi :)
Terima kasih semuanya  (^_^)

Selasa, 01 Februari 2011

Psikologi Pendidikan, Keahlian Motivasional

Sedikit selayang pandang tentang psikologi pendidikan. Psikologi menurut buku Psikologi Pendidikan John W.Santrock University of Texas at Dallas adalah studi ilmu tentang perilaku dan proses mental. Psikologi Pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mengkasuskan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikkan.

Ada tiga perintis terkemuka psikologi pendidikan


1. William James (1842-1910)
        Williamm James meluncurkan buku ajar psikologinya yang pertama, Principles of Psychology (1890). William james (1842-1910) memberikan serangkaian kuliah yang bertajuk "Talks to Teachers" (James 1899-1993). Salah satu rekomendasinya adalah mulai mengajar pada titik yang sedikit lebih tinggi di atas tingkat pengetahuan dan pemahaman anak dengan tujuan untuk memperluas cakrawala anak.

2. John Dewey (1859-1952)
        Dewey membangun laboratorium psikologi pendidikan pertama di AS, di Universitas Chicago, pada tahun 1894. Ada 3 ide penting dari John Dewey (Glassman,2001, 2002). Pertama kita mendapat pandangan tentang anak sebagai pembelajar aktif (active learner). Kedua kita mendapat ide bahwa pendidikan seharusnya difokuskan kepada anak secara keseluruhan dan memperkuat kemampuan anak untuk beradaptasi dengan linngkungannya. Ketiga semua anak berhak mendapat pendidikan yang selayaknya.

3. E.L.Thorndike (1874_1949)
         Memberikan banyak perhatian pada penilain dan pengukuran dan perbaikan dasar-dasar belajar secara ilmiah. Thorndike berpendapat bahwa salah sau tugas pendidikan di sekolah yang paling penting adalah menanamkan penalaran anak. 

Keahlian Motivasional
    Guru yang efektif punya strategi yang baik untukmemotivasi murid agar mau belajar (Boekaerts & Zeidner, 2000; Stipek, 2002). Guru yang efektif tahu bahwa murid akan termotivasi saat mereka bisa memilih sesuatu yang sesuai dengan minatnya. Guru yang baik akan memberi kesempatan murid untuk berfikir kreatif dan mendalam untuk proyek mereka sendiri (Runco, 1999). Guru yang efektif memiliki strategi pengajaran yang baik dan didukung oleh metode penetapan tujuan,rancangann pengajaran, dan manajemen kelas,mereka tahu bagaimana memotivasi, berkomunikasi, dan berhubungan secara efektif dengan murid-murid dari beragam latar belakang kultural. Mereka juga memahami cara menggunakan teknologi yang tepat guna di dalam kelas.
John Dewey berpendapat bahwa anak-anak seharusnya tidak duduk diam di kursi dan belajar dengan sopan.
Tujuan psikologi pendidikan adalah memberi anda pengetahuan riset yang dapat secara efektif di aplikasikan untuk situasi mengajar.

Tapi bu apakah bisa guru mengajara secara efektif apabili seorang yang di ajar tidak belajar sesuai minat dan kemauannya(terpaksa)???