Tuesday, 23 October 2012

Tugas Individu : review jurnal



Lingkungan bahasa sangat penting bagi seseorang pembelajar untuk dapat  berhasil dalam mempelajari bahasa baru (bahasa kedua) yang dimaksud  dengan lingkungan bahasa adalah segala hal yang didengar dan dilihat oleh pembelajar sehubungan bahasa ke dua yang sedang dipelajari, yang  termasuk dalam lingkungan bahasa adalah situasi di restoran atau di toko,  percakapan dengan kawan-kawan, ketika nonton televisi, saat membaca  koran, dalam proses belajar mengajar di kelas, membaca buku-buku  pelajaran, dan sebagainya. Kualitas lingkungan bahasa ini merupakan sesuatu yang penting bagi pembelajar untuk memperoleh keberhasilan  dalam mempelajari bahasa kedua. Lingkungan bahasa ini dapat  digolongkan atas (a) lingkungan formal seperti di kelas dalam proses belajar mengajar, dan bersifat artifisial, dan (b) lingkungan informal atau formal.
Pelajaran yang diberikan pada kelas ini adalah cara membaca yang baik dan benar hingga mencapai Iqro’ juz, mengenalkan huruf  hijaiyah,  latihan menulis huruf  hijaiyah, menghafal angka Arab (1–10),  menghafalkan doa keseharian, menghafalkan doa sholat, dan memberikan berbagai motivasi pada anak agar mereka tetap termotivasi mengikuti  pelajaran keagamaan.
Pembentukan Kemampuan Berbahasa Arab Pada Anak Usia Prasekolah berkaitan dengan pemrosesan informasi dapat dijelaskan sebaai berikut :
Komponen esensial pemrosesan informasi yang dapat diaplikasikan untuk belajar adalah komponen belajar dan proses persepsi, pengkodean, dan pengambilan informasi dari memori jangka panjang.
Asumsi dasar dari pemrosesan informasi mendeskripsikan sifat dari siatem memori manusia dan representasi pengetahuan dalam memori. Seperti pada artikel di atas pengajar  mengenalkan huruf  hijaiyah,  melatih menulis huruf  hijaiyah, menghafal angka Arab (1–10),  menghafalkan doa keseharian, menghafalkan doa sholat kepada anak prasekolah adalah salah satu pengkodean yang efektif dalam melatih memori jangka panjang.  Di sini pengajar memfokuskan perhatian pemelajar menggunakan advance organizers yang mencakup konsep inklusif yang berfungsi sebagai penghubung antara simpanan informasi siswa dan belajar baru yang berfungsi sebagai kerangka konseptual dan juga memfasilitasi pengkodean.

No comments:

Post a Comment