Selasa, 18 Desember 2012

Tugas UAS Psikologi Belajar


Nama  : Lisa Chairani
NIM     : 101301015

Berkaitan dengan perbandingan pemberian tugas pada mata kuliah psikologi belajar dengan mata kuliah lain di semester ini. Bahas min 1000 kata.
Perbedaan pemberian tugas di mata kuliah psikologi belajar terletak pada stimulus yang berbeda di setiap minggu pertemuan, dan stimulus yang diberikan selalu berkaitan dengan teori psikologi belajar. Mata kuliah lain selalu monoton dengan pembagian tugas kelompok dan presentasi atau Tanya jawab. Seperti contoh stimulus yang di berikan dosen, seperti kuis komunikata, satu orang yang menjadi pemegang kata kunci pertama, dan ada orang ke 2 dan ketiga dst yang melanjutkan kata kunci yang diberikan orang pertama. Pada pengaplikasian teori ini terjadi kesalah pahaman antara orang ke 3 dan ke 4. Aplikasi ini adalah teori perspektif kognitif  yaitu metakognisi dan pemecahan masalah, bagaimana cara belajar yang kompleks dan bagaiman cara penyampaian informasi yang benar.
Selanjutnya pada Rabu, 10 oktober 2012, tugas individu diberikan dosen dengan stimulus yang selalu baru dan unik. Yaitu apa yang bisa individu lakukan dengan stimulus yang diberikan hanya dengan kertas setifikat diet media, kertas HVS, tidak ada aturan dalam kreasi, individu bebas membuat produk apa saja dari stimulus tersebut. Dengan perlengkapan alat tulis, sayapun membuat produk yang berupa brosur iklan hemat listrik bagi anak. Dan anak yang hemat listrik akan mendapatkan reward dari orang tua mereka, begitu juga dengan anak yang tidak hemat listrik akan mendapat punishment dari orang tuanya, setelah menyelesaikan produk dengan batasan waktu, masing-masing mahasiswa diberikan kertas untuk menuliskan apa maksud individu membuat produk tersebut. Saya membuat produk ini berkaitan dengan teori berpenguat Skinner, yaitu stimulus yang diberikan akan menghasilkan respon dengan konsekuensi yang akan menjadi penguat perilaku subjek. Di pertemuan ini, kami belajar langsung untuk tau cara efektif yang bagaimana akan memunculkan perilaku positif ataupun negative.
Tanggal 17 oktober 2012, Bisa dibilang ini kuis dadakan. Teory Vigotsky yang menjadi topic hari ini, dengan urutan nomor berbeda akan menyelesaikan pertanyaan yangberbeda juga. Untung sebelumnya ada membaca sedikit tentang teori ini. Tapi walaupun begitu tetap saja boleh megerjakan pertanyaan dengan membaca buku. Di pertemuan kali ini, datang sedikit terlambat, kuis mendadak, heehee. Tapi tetap saja ini menajdi stimulus baru, menjadi pelajaran harus membaca buku dulu sebelum perkuliahan, walaupun boleh melihat buku, setidaknya kita sudah paham halaman berapa yang harus kit abaca ilang untuk menjawab pertanyaan tersebut, jadi tidak terlalu membingungkan mencari konsep dihalaman berapa.
Tugas UTS , yaitu memilih teori dari tokoh yang ada di buku, dan mengaplikasikan langsung di kelas, tugas ini dilakukan secara berkelompok. Saya kelompok 5, dan kami memilih teori Piaget. Yaitu menjadikan bentuk penalaran ke penalaran lain, hakikat konstruktivitas dari kecerdasan dan faktor-faktor esensial dalam perkembangan kognitif. Proses mengetahui diciptakan dalam interaksi seseorang dengan lingkungan  untuk mengetahui dengan cara bertindak melalui observasi dan eksperimentasi.
Pengaplikasian teori dalam kelas berupa “YEL-YEL KELOMPOK”
Caranya :
·         Setiap kelompok harus membuat yel-yel baru pada setiap pertemuan
·         Lirik dari yel-yel harus ada sangkut pautnya dengan teori pada topic yang telah disepakati
·         Dan setiap kelompok harus bersiap untuk ditunjuk dosen menyajikan yel-yelnya, walaupun dipilih secara acak, tetap saja setiap kelompok harus mempersiapkan yel-yelnya, kerena lirik dari yel-yel tersebut adalah pemahaman teori dari apa yang kita baca di buku. Jadi mau tidak mau kita harus aktif belajar sebelum kuliah berlangsung.
·         Uppssss maaf ni untuk yang mau bertanya harus membuat pertanyaan menjadi bentuk yel-yel juga yaaaa, biar belajarnya seru dan mudah diingat
·         Di sini kemampuan sensori dan kognitif kita juga dilatih untuk aktif selalu
Aplikasi ini kami pilih karena pada teori Piaget ada 3 tujuan umum kompatibel dengan kurikulum :
1.      Pengembangan otonomi anak melalui situasi interaktif
2.      Menyebarkan dan mengordinasikan beragan sudut pandang anak
3.      Mengembangkan kesiapan, keingintahuan, inisiatif, dan kepercayaan diri dalam belajar.
Setelah kami mempraktekkannya langsung di kelas, ternyata ini bukan yel-yel tapi lagu. Yah namanya belajar, gak aka nada benar kalau gak pernah salah. Terima kasih untuk bu Dina dosen pengampu mata kuliah Psikologi Belajar yang telah member banyak masukan untuk tugas kami, dan teman-teman yang care dengan kesalahan kelompok kami.
Selama mata kuliah psikologi belajar, hamper tidak pernah, bahkan tidak pernah presentasi di depan kelas. Tapi stimulus yang diberikan setiap minggunya selalu berbeda dan merangsang kita untuk berperilaku. Bab 1 membuat mind map dan mempostingnya di blog. Seperti pertemuan di Bab 2 Teori-teori Belajar Awal, yaitu nonton Film Kinky Boots dan menganalisa fil tersebut dengan teori. Di Bab 6 perspektif Kognitif : Pemerosesan Informasi, yaitu tugas mencari jurnal dan menganalisanya dengan teori lalu memposting tugas terbut di blog. Bab lainnya diberikan tugas kelompok dan individu dan harus selalu di posting di blog. Dan terakhir observasi ke SMK tritech informatika, dengan menguasai bab 5 yaitu Kondisi Belajar Robert Gagne, dengan memilih table untuk diisi sebagai hasil observasi. Banyak sekali yang saya dapatkan dari mata kuliah psikologi belajar ini.
Di psikologi belajar ini memang tidak ada presentasi, tapi teorinya diaplikasikan langsung ke kehidupan sehari-hari. Belajar itu tidak perlu monoton dan kaku, bisa seperti yang saya dapat di psikologi belajar ini, stimulus baru dan tidak membosankan disetiap pertemuan, tapi memposting tugas kelompok kadang membuat kesal, karena tidak semua teman satu kelompok aware dengan tugas dan ada yang terlambat memposting, mungkin sebagian teman menganggap sepele dengan posting tugas diblog.
Dari semua kondisi di mata kuliah psikologi belajar ini, semua teori telah diaplikasikan, dan semua teori cocok dipakai di kelas. Stimulus respon dengan reward dan punishment dari Skinner, ataupun teori Kondisi Belajar dari Robert Gagne.

Minggu, 09 Desember 2012

Laporan Observasi SMK Tritech Infomatika

  • Nama NIM observer              : Lisa Chairani (101301015)
  • Kelas yang diobservasi            : X TKJ ll
  • Mata pelajaran dan Nama Guru yang mengajar : Mendiagnosa mesin, oleh bapak Nurkholis
  • Waktu mengobservasi dan durasi observasi        : observasi dilakukan 30 menit yang dimulai pada pukul 11.50 
  • Jumlah siswa dalam kelas         : 27 orang siswa
  • Media pembelajaran yang digunakan guru           : white board, laptop, karena pada saat saya mengobservasi sedang berlangsung praktikum, jadi guru membawa hardwer, softwer, CD room, motherbud, obeng, prosesor
  •  Media pemblajaran yang digunakan siswa            : Laptop
  • Situasi fisik kelas                               : di dalam kelas terdapat lampu, AC, kipas angin, LCD, siswa yang berjumlah 27 orang  dengan kelas yang tidak kondusif  walaupun fasilitas yang memadai, 1 tong sampah di dalam kelas menjadi pemandangan yang buruk
  • Alat observasi                                    : pena, kertas, buku  Margaret E. Gradler sebagai panduan, dan handphone untuk foto dokumentasi

Teori Gagne Proses Belajar table 5.2 tinjauan atas Lima Variasi Belajar 
1) Kategori belajar         :  irfomasi verbal 
  Kapabilitas                 : pengambilan informasi yang tersimpan (fakta, label, diskursus)
  Penampilan                : menyatakan atau mengkomunikasikan informasi tersebut dengan berbagai
 Contoh                       : mengenal bagian perangkat keras dan lunak
2)      Kategori belajar         : Keterampilan            intelektual
Kapabilitas                 : operasi mental yang memungkinkan individu untuk merespon konseptualisasi lingkungan.
Penampilan                : Berinteraksi dengan lingkungan tersebut dengan menggunakan symbol
Contoh                       : mengenal mur ataupun perangkat lunak dan mesin-mesin yang terangkai pada laptop yang akan dipasang.
3)      Kategori belajar         : Strategi kognitif
Kapabilitas                 : proses control pelaksana yang mengatur pemikiran dan belajar dari pemelajar
Penampilan                : mengelola ingatan, pemikiran, dan pemelajarran seorang secara efesien.
Contoh                       : mencatat dan memperhatikan susunan rangkaian yang dijelaskan oleh guru
4)      Kategori belajar         : keterampilan motorik
Kapabilitas                 : kapabilitas dan “rencana eksekutif” untuk melakukan sekuensi gerakan fisik
Penampilan                : mendemonstrasikan usrusan fisik atau tindakan
Contoh               : siswa diperkenalkan perangkat mesin-mesin dari sebuah laptop yang dibongkar, beberapa siswa yang bersedia maju ke depan mencoba memasang kembali rangkaian kerangka ataupun mesin-mesin dari laptop tersebut.
5)      Katagori belajar         : sikap
Kapabilitas                 : memilih tindakan personal terhadap taua menjauh dari objek, peristiwa, atau orang.
Contoh                       : membuka situs yang membantu dalam belajar merangkai mesin computer atau pun dalam pengenalan nama atau merk bagian-bagian mesin.

Dari table 5.2 tinjauan atas Lima Variasi Belajar, kelima ketegori belajar pada SMK Tritech sudah terlaksana sangat baik dengan fasilitas yang sangat memadai, tapi pemandangan yang paling kurang mantap, ada beberapa siswa yang tidur pada saat pelajaran berlangsung, ada juga ang membuka situs internet seperti facebook, youtube, tapi tidak ada kaitannya dengan pelajaran, bahkan ada yang bermain game, kondisi kelas sangat berisik dan sampah berantak, tapi pengajar tidak terlalu mempedulikan siswa yang tidak memperhatikan pengarahannya. Hanya ada beberapa siswa yang maju ke depan kelas untuk melihat dan mempraktikkan langsung cara-cara mendiagnosa mesin computer.