Jumat, 27 September 2019

Kista Ovarium Endometriosis (Kista Coklat)


Hallo… kembali lagi ke jendelalisa setelah 7 bulan lebih blog ini sudah tidak dijamah jemari indah ku hehe

Tulisan kali ini aku tidak akan membahas tentang DIY ataupun yang berhubungan dengan kecantikan, tapi aku akan sharing tentang penyakit yang ditakuti banyak wanita dan banyak menyerang wanita di zaman milenial ini namun sebagian besar tidak menunjukkan gejala dan tidak berbahaya.

Nah seperi judulnya penyakit yang aku bahas adalah penyakit kista ovarium endometriosis. Gejala penyakit ini muncul pada diri ku setelah 3 bulan menikah, karena setelah menikah aku merasakan susah buang air kecil (BAK) pada setiap masa subur, merasakan nyeri pada pinggang dan setelah buang air kecil merasa tidak puas ingin buang air kecil lagi dan lagi, biasa sih kalau orang jawa bilangnya “beser”.




Aku menghitung masa subur dengan menggunakan aplikasi HAWA. Siklus menstruasi ku normal dan juga teratur namun sejak masih remaja aku memang sering merasakan nyeri haid yang luar biasa bahkan aku pernah pingsan dan tidak jarang minum asam mefenamat atau feminax sebagai obat pereda nyeri, biasanya lama menstruasi ku 5 sampai 7 hari. Aku tidak pernah terfikir bahwa nyeri haid yang selama ini aku anggap sepele adala gejala awal terkena kista ovarium endometriosis.

Setelah menikah aku merasakan gejala susah BAK dan belum juga hamil setelah 3 bulan menikah (padahal pengantin baru) akhirnya aku memberanikan diri pergi konsultasi ke dokter spesialis kandungan dan hasilnya aku mengidap kista ovarium 12 cm dokter bilang segede kepala bayi (bayangin aku dengarnya mau pingsan, lemas, tremor, nangis), dokter langsung menyarankan cek CA125 (sel kanker) dan harus segera dioperasi.

Aku langsung cek CA125 ke Lab Pramita dan ternyata CA125 ku meningkat 3x, sejak itu aku merasa down dan harus merubah pola hidup sehat. Aku menunda operasi karena masih takut dan mengubah semua asupan makanan ku, gugling semua pantangan makanan untuk kista ovarium dan menjalani terapi obat herbal.

Gejala yang aku rasakan :
  • Susah buang air kecil pada masa subur
  • Nyeri perut bagian bawah saat menstruasi
  • Keluar gumpalan darah yang kurang wajar saat menstruasi
  • Sakit pinggang dan nyer perut bagian bawah saat tidak sedang menstruasi
  • Terkadang mual dan perut begah/kembung

Pengertian Kista

Apa sih kista Ovarium itu?

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang tumbuh pada indung telur (ovarium) wanita. Kista biasanya muncul pada masa subur atau selama menstruasi.

Ovarium itu sendiri adalah merupakan organ reproduksi wanita/induk sel telur yang menghasilkan sel telur tiap bulan, dari pubertas sampai menopause.

Jadi menurut hasil dari penjelasan 5 dokter kandungan yang aku datangi di Medan aku menyimpulkan, kista itu terbentuk dari darah menstruasi yang tidak keluar pada tempatnya. Darah menstruasi luruh dari dinding rahim dan keluar melalui vagina wanita, namun pada sebagian wanita darah menstruasi yang luruh dari dinding rahim tidak keluar melalui vagina tapi keluar dari rahim dan masuk ke ovarium yang akan membentuk gumpalan cairan abnormal pada alat reproduksi.

Penyebab Kista Ovarium

Dari 5 dokter kandungan yang sudah aku datangi di Medan, tidak satupun menjawab penyebab pasti terbentuknya kista, namun aku banyak mencari referensi dari jurnal maupun youtube dan chanel youtube Dr. Cut Razianti ZB, SpOG dengan judul #29. Kista Endometriosis, tradisional VS medis. Kista disebabkan karena imunitas di tubuh kita tidak baik, saat imun pada tubuh kita terjaga dengan baik darah menstruasi yang keluar dari rahim menuju ovarium, tubuh akan mengusir benda abnormal tersebut dan tidak terjadi kista, namun disaat imun kita tidak terjaga dengan baik darah menstruasi abnormal yang hinggap di ovarium akan tumbuh dan berkembang menjadi penyakit.

Tubuh memiliki imunitas yang baik karena asupan makanan dan pola hidup yang baik pula, itulah kenapa sekarang disebut generasi miciinnn, ya kali aja aku kebanyakan makan micin dan fast food.

Kenali juga jenis-jenis kista lainnya karena kista bukan hanya bisa tumbuh di ovarium saja.

Aku mengetahui ada kista ovarium di tubuh ku sejak 15 Mei 2019 dan aku sangat takut untuk operasi. Sejak Mei aku mencari tahu semua obat tradisional/herbal yang bisa menyembuhkan tanpa operasi (karena beberapa teman ku ada yang berhasil hanya minum obat herbal), kalau dihitung biaya obat herbal yang aku beli sudah bisa untuk biaya operasi. Namun mungkin Tuhan berkehendak lain, semua obat herbal yang aku minum tidak ada hasilnya sama sekali selama 4 bulan ini.

Aku menyarankan untuk kita sebagai wanita melakukan deteksi dini USG abdomen ke dokter kandungan untuk yang belum menikah juga jangan takut untuk periksa, karena dari ke 5 dokter yang aku datangi untuk kontrol mereka tidak bisa menyarankan kista di atas 4cm untuk diberikan obat penghancur kista atau penghilang kista. Kista di atas 4cm harus dioperasi, andai saja dulu aku memeriksakan diri untuk deteksi kenapa selalu nyeri menstruasi pasti kistanya masih bisa dihilangkan dengan obat.

Terima kasih sudah membaca ya girls, next aku akan membahas dokter kandungan mana saja yang aku datangi, berapa saja biaya untuk ck ke dokter dan obat herbal apa saja yang sudah aku minum.
Pssssttt sekarang mulai terrapin pola hidup sehat yuk dan jauhi makanan cepat saji

6 komentar:

  1. Sehat sehat tante Ichaaaa. Makasi udah mau sharing dan menginspirasi aku untuk hidup sehat. Peyuk peyuk tante Ichaaaaa��

    BalasHapus
  2. Cha,aku baru tau icha ternyata mengalami ini. Aku juga baru tau soal kista ini. Gak terbayanh sama aku gimana icha ngadepin ini tiap bulan. Makasih ya icha udah berbagi dan aku jadi tertampar dengan tulisan icha.

    BalasHapus
  3. Baru tau ternyata kista itu muncul dari darah haid yang masuk ovarium. Rada serem juga nih dan beneran harus jaga pola hidup sehat nih aku.
    Icha yang semangat ya syg semoga segera diberikan yang terbaik sama Allah.

    BalasHapus
  4. Beibb.. I am sorry to hear that. Tetap berusaha dan berdoa yah.. Allah selalu punya rencana paling baik. Semoga icha cepat sehat kembali yah.. Apapun yg icha lalui saat ini, semoga jadi penggugur dosa yg lalu. Kita sayang icha dan mendoakan yg terbaik. Aaammiinn.. Jangan sungkan buat cerita yah. I love u.

    BalasHapus
  5. Subhanallah Lissa :( semoga lekas sehat. Semoga diangkat Allah segala penyakit dlm tubuh Lissa, makasih udah berbagi pengalaman. Agar semua yg belum tau jdi lebih peduli sama kesehatan trutama jaga pola makan

    BalasHapus
  6. Semoga segera sehat,Ya. Insya Allah disembuhkan. Amin.

    BalasHapus